Evaluasi
yang kelima dari 10 Heuristic Evaluation adalah Error Prevention. Evaluasi ini bertujuan
untuk mencegah pengguna malakukan kesalahan pada system seperti memasukan data
atau yang lainnya.
Ringkasan Masalah
Saya mencoba memesan beberapa
barang dan menambahkannya ke dalam keranjang belanja saya. Ketika saya menekan
tombol pesan lalu muncul formulir data dari pemesan yang harus diisi oleh
pemesan.
Saya mencoba memasukan email sembarang, lalu memasukan nomor telepon
berupa alphabet secara asal-asalan. Hasilnya system tetap menerima apa yang
saya inputkan.
Lalu bagaimana cara saya mengkonfirmasi pesanan? Tentu tidak bisa
dilakukan. Parahnya lagi jika seseorang ingin melakukan spamming, itu akan sangat mudah.
Pada field "catatan untuk pemilik situs atau web", di bagian cara pemesanan tertulis bahwa pemesan harus memasukan alamat di field "catatan untuk pemilik situs atau web". User yang belum pernah memesan di web ini pasti akan mengabaikan field tersebut, padahal field tersebut sangatlah penting agar barang yang kita pesan bisa sampai ke rumah kita. Begitu juga dengan biaya ongkos kirim yang belum tertera disana, sehingga user juga tidak tahu harus membayar berapa untuk ongkos kirim.
Pada field "catatan untuk pemilik situs atau web", di bagian cara pemesanan tertulis bahwa pemesan harus memasukan alamat di field "catatan untuk pemilik situs atau web". User yang belum pernah memesan di web ini pasti akan mengabaikan field tersebut, padahal field tersebut sangatlah penting agar barang yang kita pesan bisa sampai ke rumah kita. Begitu juga dengan biaya ongkos kirim yang belum tertera disana, sehingga user juga tidak tahu harus membayar berapa untuk ongkos kirim.
Rekomendasi
Perbaikan
Fitur login akan mempermudah pemesanan, jadi pengguna tidak harus selalu
memasukan alamat email dan nomor telepon setiap kali ingin memesan. Setiap field untuk mengisi email atau nomor
telepon diberi peringatan apakah email tersebut memang benar-benar valid dengan
memberikan check list di samping field tersebut. Kolom untuk mengisi
nomor telepon harusnya hanya bisa diisi dengan angka. Ketika pengguna memasukan
nomor telepon harusnya pengguna menerima pesan pada ponselnya berupa kode yang
wajib diisikan pada form untuk benar-benar memvalidasi nomor telepon tersebut.
Severity Rating
Berdasarkan severity rating oleh Nielsen 1995b masalah di atas
mendapatkan skala 3. Perbahan sangat perlu dilakukan mengingat pemesanan tidak
akan berhasil jika pengguna salah memasukan data maka pemesanan tidak aka bisa
berlanjut. Pada masalah keamanan juga sangat penting mengingat spamming dapat merugikan penjual itu
sendiri.

setuju, sudah jelas bahwa yang perlu diisi berupa angka bukan huruf, tapi mengapa sistem tetap menerimanya? sungguh aneh..
BalasHapus